Minggu, 05 Oktober 2008

Grand Livina NoPol KT 1981 WD

Apakah anda pemilik mobil Nissan GrandLivina Nopol KT 1981 WD?
Jika "Ya", maka betapa joroknya anda!

Ingatkah dalam perjalanan Samarinda-Balikpapan tgl  4 Oktober 2008? sekitar pukul 16.30 sampai 17.30 wita. Dalam kepadatan arus lebaran, maka sulit bagi kita sesama pengemudi roda empat untuk saling mendahului.  Karena itu saya mengendara tepat di belakang mobil anda sejak simpang Samboja (Km 38), hingga mendekati Km 5 Balikpapan.

Tahukah anda wahai pemilik mobil dengan asesoris aduhai, knalpot racing, ban & velg mantap dan cat mobil kinclong, bahwa saya menekan klakson mobil saya setiap kali penumpang anda membuang sampah ke jalan raya?

Tidak kurang 3 kali saya melihat penumpang mobil anda membuang sampah ke jalan raya.  Sampah pertama segepok tissue, entah mungkin bekas ingus atau lipstik pacar anda.  Sampah pertama seperti kulit dan biji jeruk atau buah-buahan.  Sampah ketiga adalah botol minuman. Anda lemparkan semua sampah itu melalui jendela mobil anda.  

Apakah anda sedemikian miskinnya sehingga tak mampu membeli tempat sampah di dalam mobil anda?  Jika memang anda terlalu miskin untuk itu, tolong kontak saya, nanti saya belikan selusin! dan tolong semua ditaruh di dalam mobil kinclong anda itu.

Wahai pemilik GrandLivina Nopol KT 1981 WD yang terhormat.  Apakah pernah mendengar cerita anak-anak sekolah dasar tentang "kebersihan itu sebagian dari iman"?.  Pernahkah anda mendengar slogan "Jagalah Kebersihan"?.  Jika tidak pernah dengar, mari sini, dekat saya, akan saya korek telinga anda, dan saya gosok mata anda, untuk mendengar dan melihat kenyataan bahwa tindakan memalukan anda dan penumpang anda itu, telah membuat kotor fasilitas umum!

Sayang saya tak sempat mengabadikan saat tangan-tangan mulus menjulur dari jendela mobil anda dengan segepok sampah terlempar darinya.
Saya tidak tau, apakah anda tidak tahu bahwa membuang sampah sembarangan itu merugikan orang lain, atau ada sengaja tak tahu malu untuk melakukan itu?
 
[pesan moral: Mobil kinclong bukan jaminan pemiliknya tahu aturan!] 
[jalan raya samarinda-balikpapan, 4 oktober 2008]


Senin, 21 Januari 2008

mau kemana?


Ibu ini gak jelas mau kemana dan dari mana.
Yang jelas, ia membahayakan dirinya dan anaknya.
[jl. pahlawan, 21 januari 2008]

Sabtu, 28 Juli 2007

yang ngawur di unmul

yang ini dua kali ngawur, sudah melawan arus di M. Yamin, lalu masuk Unmul dari arah kiri (RM. Dewi Sri)
(Samarinda, 21 Juli 2007)

melanggar rambu, sambil ngebut lagi... mahasiswa, dosen, atau masyarakat numpang lewat?
(tanjakan Unmul-M. Yamin, Samarinda,21 Juli 2007)


Ibu yang jalannya selalu pelan, tapi tetep aja melanggar..
(tanjakan Unmul-M.Yamin, Samarinda, 21 Juli 2007)

Ibu dan anak, melaju tanpa helm
(Jl. Pelita, Samarinda, 21 Juli 2007)


jilbab, bertiga, gak pake helm
(Lampu merah Hotel Mesra, Samarinda, 21 Juli 2007)


yang pake jilbab dan kerudung panjang, bukan berarti gak bisa pake helm, kan? kalo tabrakan gimana?
(Jl. Soetomo, Samarinda, 21 Juli 2007)


masih pakai helm kura-kura, bu?
(Simpang Remaja - Sentosa, Samarinda, 21 Juli 2007)


sambil SMS, pasti konsentrasi kurang.
(Jl. M. Yamin, Samarinda, 21 Juli 2007)


bawa barang, gak pake helm
(Jl. Pelita, Samarinda, 21 Juli 2007)



melawan arus
(Jl. Kesejahteraan, Samarinda, 21 Juli 2007)


pengendaranya cantik, tapi sayang nekat melawan arah,
perilaku tak secantik rupa :-)
(Jl. Kesejahteraan, Samarinda, 21 Juli 2007)



lagi, dua tangkapan dalam satu frame.
(satu keluarga boncengan keluar dari SPBU Pemuda langsung potong jalan menuju Sentosa, sedangkan si baju kuning kencang memutar arah di lampu merah, untung gak tabrakan,
Samarinda, 21 Juli 2007)

yang pelajar yang melanggar

pelajar melawan arus, tanpa helm
(Jl. Pelita, Samarinda, 21 Juli 2007)


pelajar tanpa helm
(Jl. Pemuda, Samarinda, 21 Juli 2007)


pelajar, helm kura-kura
(Simpang Pemuda-Remaja, Samarinda, 21 Juli 2007)


pelajar tanpa helm
(Jl. Kesejahteraan, Samarinda, 21 Juli 2007)
dua pengendara tanpa helm
(Jl. Inpres, Samarinda, 21 Juli 2007)


sambil merokok, tanpa helm, plat merah
(Jl. Inpres, Samarinda, 21 Juli 2007)


Boncengan, gak pake helm,
mungkin sayang rambut baru di-cat :-)
(simpang Remaja - Kemakmuran - Sentosa, Samarinda, 21 Juli 2007)